Departemen luar negeri (Deplu), inilah tempat dimana saya menghabiskan waktu selama kurang dari sebulan untuk magang pertama saya di instansi pemerintah. berbeda sekali dengan apa yang ada dibenak saya sebelumnya, saya pikir hanya mengagendakan surat, fotocopy, buat surat, mengetik sesuatu dan lain sebagainya.., tetapi ternyata ,sesuai dengan namanya Deplu BPPK yaitu selalu berurusan dengan pembuat kebijakan, dan menurut saya inilah direktorat paling sibuk dimana sejumlah agenda kegiatan selalu siap menunggu untuk dikerjakan.
bagi saya, guru paling berharga adalah sebuah pengalaman dan belajar dari sebuah kesalahan, pengalaman yang saya dapatkan di Deplu mungkin tidak akan terjadi untuk kedua kalinya.saya baru mengerti dan belajar menjadi seorang diplomat yang tidak mudah dilakukan oleh seorang mahasiswa yang belum mengenal mengenai menjaga dan membangun hubungan dengan para cross diplomat dengan baik, bagaimana menganalisa suatu isu internasional, baik menyikapi, mencari solusi dan serta kebijakan yang diambil dan lebih penting lagi tentang pentingnya sebuah tanggung jawab serta bagaimana kita menyikapi suatu masalah yang harus dihadapi dengan kesabaran dan ketelitian tidak boleh gegabah jika kita ingin mendapatkan hasil yang maksimal. Disini saya memahami semua itu. ketika saya mengikuti rapat tertutup mengenai budaya dan permasalahannya dinegara kita..membuat saya mengerti akan sebuah tanggung jawab dan memahami betapa berarti dan pentingnya keberadaan dan peran kita sebagai warga negara terutama mahasiswa untuk lebih proaktip dalam mencintai dan memperkenalkan budaya dan karya bangsa kita sendri. karena diplomasi tidak hanya dilakukan oleh para Diplomat, tetapi semua orang bisa melakukannya seperti kita seorang mahasiswa yang masih mencari jadi dirinya serta belajar dan belajar.
dan pengalaman lain yang saya peroleh dalam agenda kegiatan,bahwa tidak mudah untuk mengundang seorang pejabat pemerintah Indonesia maupun corps Diplomat karena pembicara maupun undangan yang disampaikan sangat berpengaruh bagi Deplu, apalgi yang berhubungan dengan corps Diplomat, karena bukan hanya membawa institusi tetapi sebuah persahabatan atau hubungan Diplomatik antara indonesia dengan negara sahabat.
terima kasih kepada semua Staff, Diplomat, Minister serta Dubes BPPK Amerop (Amerika dan Eropa) yang bisa memahami saya dan sudah memberikan support dan pengalaman berharga untuk saya.i luph Amerop..:D
NB: buat temen2 mahasiswa, menimba pengalaman di Deplu sangat asyik, apalagi buat yang suka bhsa dan politik...kita disini bisa share dengan diplomat2 itu, berbagi pengalaman..apalagi kalo kita menggunakan bhs.inggris, prancis, ataupun bhsa lainnya sebagai bhsa pengantar kita. mereka welcome tidak ada jarak antara pejabat dan mahasiswa...:D
Kamis, 11 Maret 2010
Selasa, 09 Februari 2010
i love paris
PARIS?
tentunya kita memiliki segudang jawaban ketika mendengar kata itu sambil merem-merem mata membayangkan seolah-olah sudah berada di Paris (la ville lumiere).banyak orang bermimpi untuk dapat pergi kesana begitupun aku....,je suis sure que tout le monde aime paris...
Banyak yang bilang Paris itu kota yang paling indah dan romantis di dunia, kota yang bermandikan cahaya, terkenal sebagai kota mode, tempat yang banyak melahirkan seniman-seniman kelas dunia, juga terkenal sebagai kota yang masih mempertahankan gedung-gedung tua nan bersejarah juga megah. Akh..butuh berlembar-lembar kertas untuk menuliskan pesona yang tercipta di Kota Paris.
sejak kecil aku selalu bermimpi untuk dapat kesana...seringkali membayangkan berada di paris dan melihat Menara Eiffel yang dibangun pada 1889 oleh prancangnya Alexandre Gustafe Eiffel. pengen banget menikmati sore di pinggiran sungai sein...jalan-jalan di jalan Champs Elysees..ahh membuat aku semakin tak sabar untuk pergi kesana...
"je voudrais aller en france"
hanya itu yang sekarang bisa aku lakukan...berhayal...dengan mengharap akan kejadian seperti hukum law of attraction...:D
seringkali terlintas untuk ikut program erasmus mundus hanya untuk pergi kesana..tapi kadangpula merasa pesimis padahal jauh di lubuk hati aku sering bilang i can speak french...go to french why not??
motivasi itu hanya berjalan sesaat...dan terlupa oleh kesibukan jalan yang tiada membuahkan hasil dari kehidupan hedonisme...i hate that..
i want to something real in my life...like a friend who always save me...like a new experience..........like a family who always love me...:D
wish all my dream come true....
tentunya kita memiliki segudang jawaban ketika mendengar kata itu sambil merem-merem mata membayangkan seolah-olah sudah berada di Paris (la ville lumiere).banyak orang bermimpi untuk dapat pergi kesana begitupun aku....,je suis sure que tout le monde aime paris...
Banyak yang bilang Paris itu kota yang paling indah dan romantis di dunia, kota yang bermandikan cahaya, terkenal sebagai kota mode, tempat yang banyak melahirkan seniman-seniman kelas dunia, juga terkenal sebagai kota yang masih mempertahankan gedung-gedung tua nan bersejarah juga megah. Akh..butuh berlembar-lembar kertas untuk menuliskan pesona yang tercipta di Kota Paris.
sejak kecil aku selalu bermimpi untuk dapat kesana...seringkali membayangkan berada di paris dan melihat Menara Eiffel yang dibangun pada 1889 oleh prancangnya Alexandre Gustafe Eiffel. pengen banget menikmati sore di pinggiran sungai sein...jalan-jalan di jalan Champs Elysees..ahh membuat aku semakin tak sabar untuk pergi kesana...
"je voudrais aller en france"
hanya itu yang sekarang bisa aku lakukan...berhayal...dengan mengharap akan kejadian seperti hukum law of attraction...:D
seringkali terlintas untuk ikut program erasmus mundus hanya untuk pergi kesana..tapi kadangpula merasa pesimis padahal jauh di lubuk hati aku sering bilang i can speak french...go to french why not??
motivasi itu hanya berjalan sesaat...dan terlupa oleh kesibukan jalan yang tiada membuahkan hasil dari kehidupan hedonisme...i hate that..
i want to something real in my life...like a friend who always save me...like a new experience..........like a family who always love me...:D
wish all my dream come true....
Dream....
dream for me is an imagination and a desire that could force us or motivating us to reach what we want/ obtaining our aim. for me too, dream could be an idea because it has a same point that talk about our future.
i ever read a T-shirt made by Joger Bali that weared by my friend. there's a written on the t-shirt sound, " extravagant with money at young age, old richman, die into a heaven", its approximately means like that. it's such a funny and riddiculous writing and seem so simple, but as a matter of fact it has positive meaning in it.
of course we ever dreaming for being a rich man, famous and prosperous? if yes, we have to develop our dream if we got obsess with our dream, we are exactly going to realize it. isn't a succesful sometimes begin from our dream?
everybody have a willing and dream and everyone too has their own way to obtain what their willing or dream, either do i. i have so many dream when i was child. i want to be a doctor, an ingenieur etc... until my friends call me a dreamer. its a natural thing for methat every child have many imagination, but a long with the time.......
i grow up and my dream to got decrease. when i was in second grade in yunior high school i want to be an ambassador that could increase indonesia in world vision. that's why i take international relationship in my study...
i'll do anything to realize my dream because i believe life without dream is nothing cause there's nothing i aftering for.....
i ever read a T-shirt made by Joger Bali that weared by my friend. there's a written on the t-shirt sound, " extravagant with money at young age, old richman, die into a heaven", its approximately means like that. it's such a funny and riddiculous writing and seem so simple, but as a matter of fact it has positive meaning in it.
of course we ever dreaming for being a rich man, famous and prosperous? if yes, we have to develop our dream if we got obsess with our dream, we are exactly going to realize it. isn't a succesful sometimes begin from our dream?
everybody have a willing and dream and everyone too has their own way to obtain what their willing or dream, either do i. i have so many dream when i was child. i want to be a doctor, an ingenieur etc... until my friends call me a dreamer. its a natural thing for methat every child have many imagination, but a long with the time.......
i grow up and my dream to got decrease. when i was in second grade in yunior high school i want to be an ambassador that could increase indonesia in world vision. that's why i take international relationship in my study...
i'll do anything to realize my dream because i believe life without dream is nothing cause there's nothing i aftering for.....
Senin, 22 Juni 2009
Indahnya Masa Kuliah Di Kampus Biru UGM tercinta
Hidupku mulai membosankan ketika aku baru sadar bagaimana rasanya hidup sendiri…berteman sepi.. sungguh titik jenuh paling memberatkan yang pernah aku rasa…aku pikir setiap yang datang dan pergi tidak ada yang dapat melegakan hatiku.sebenarnya hidup ini simple saja kalau kita analisakan dengan teori motivasinya McClelland yang membagi manusia menjadi tiga bagian dan aku termasuk ke tiga dalam bagian itu…uh…benar-benar membingungkan dan membuatku semakin tak mengerti apa yang sebenarnya aku cari dan aku inginkan.
Dan malem ini lagi-lagi aku sendiri bener-bener hal yang paling membosankan dan membuat hidupku semakin berantakan.akupun mulai merasa setiap pekerjaan yang aku lakukan satupun tidak ada yang benar dan bahkan terlantar…aku merasa benar-benar kacau menjadi orang yang paling bodoh sebodoh-bodohnya manusia yang tidak tahu harus melakukan apa setiap harinya..
Aku akui wajar aja aku merasa sendiri bukannya aku ga punya temen ato tipikal sosok pendiem dan pemalu…ato lebih parah tipikal orang yang sulit adaptasi dan sulit menerima hal-hal baru. sumpeh deh g banget kaleee…cuman sekarang ini lagi musim liburan jadinya teman-teman dan genk-genk prancisku pada pulang kampung masing-masing, jadi tinggallah aku sendiri di jogja.
Oia sebelum aku cerita lebih banyak aku pengen ngenalin diriku, teman-teman dan seputar tentang kehidupanku. Namaku Lely, hobi seneng banget travelling ma dengerin music, aku mahasiswa UGM jurusan Prancis dan juga aku kuliah di UMY jurusan HI. Aku anaknya aslinya periang..suka banget ngusilin orang, ada yang bilang aku anaknya lucu namun pendiem juga hehehe… tapi terkadang aku orangnya sok pengen terlihat oke di mata orang walaupun sebenarnya g da keahlian hihihi but walaupun gitu that’s me ada juga yang bilang aku anaknya jaim dan gengsi banget…tapi yang jelas aku anaknya baek kok. Well Dari data yang telah aku tulis diatas tidak menutup kemungkinan aku memiliki banyak teman-teman di kota Gudeg ini.dan g mungkin aku jelasin semua teman-temanku cukup aku kenalin temen genk prancis dan teman akrabku yang akan mengiringi cerita ini.
Temen-temen genk prancisku ada 10 orang 4 cowok dan 6 cewek
yang pertama namanya anggi anak sunda dari majalengka..anaknya baek, cantik , pinter dan rada-rada pecicilan gitu deh…cowoknya banyak banget sampek kita-kita kewalahan dengan backstreetnya dia hehehe…hobinya shopping dan tipe cewek metro yang suka dandan.
yang kedua namanya lucky cewek tomboy yang cuek banget bahkan dibilang cewek keras yang sosialisasinya dan tingkat solidaritasnya masih kurang. Tapi sama kita-kita tetep saja solid men dan sampai sekarang lagi dalam tahap merenovasi diri alias lagi metamorphosis berubah cewek maklum lagi demen ma cwok…
yang ketiga namanya ime anak bangka’ cewek yang perawakannya kalem namun alamak…ternyata cerewetnya minta ampun…gokil n baex abis ni suka banget sama group band ungu…pokoknya semuanya terasa lebih indah ketika dunia ini berubah menjadi ungu…hehehe..
yang keempat anak jogja abis…cewek yang berperawakan kalem dan pendiem ini..punya nama dikanovia..anaknya cantik n pecicilan namun masih tergolong standart namun diantara kami2 dia ni yang paling cantik…dari dulu pengen jadi seorang model namun belum kesampean…mungkin karena dia pemalu kali ya..
after that cewek yang terakhir ni punya nama lia anak pekalongan namun solo abis…hehehe..anaknya selalu krisis pede selalu punya masalah dengan berat badan dan selalu ingin punya pangeran yang ganteng…hihihi…baex banget ma aku…
Sekarang kita beralih dengan cwok-cwoknya..hehehhe..yang ne punya julukan si mikel..pdahal nama aslinya adalah reymond Cuma kita lebih senang dengan manggil nama bokapnya hahahhaa….asli kupang dan pinter n care banget ma gw..teman curhat gw karena tetangga sendiri hehehe…
Si gepeng the cancuters gadungan hahahhaa…dari magelang dia suka banget futsal..tiada hari tanpa futsal…juga cwek..playboy gadungan hahahhaa…
Baek dan rada slengean dikit ciii….tapi te2p asyik..heehehe
Cwok yang idealis tinggi tapi juga care ma sapa aja…mempunyai nama teguh anak sunda dari bandung..anak ne paling sering menghilang dari kumpulan kita..karena nyambi kerja jadi waitres di sebuah cafee…luwes n flexible…rada egois dikit hehhe tpi te2p asyik ma kita-kita…
And the last fren..punya nama suswanto..perawakan sunda asli cilacap ne adalah cwok yang alim bgt diantara kita-kita..pemalu abis…pendiem dan bikin kita rada-rada sungkan gtu deh…hhhehehee
Well…dari data seputar karakter temen-temen gw yang berbeda-beda diatas…tidak menutup kemungkinan sulitnya beradaptasi menyamakan persepsi yang berbeda-beda…namun satu yang gw banggain dari pertemanan ini perbedaan ternyata bukan merupakan suatu penghalang karena sesungguhnya beda itu indah…cieee..cieee…
Oke..guys…sekarang kita beralih ke dalam seputar kehidupan gw disini…masih tertarik kan mengikuti alur cerita kita dan temen2…hehhee…tapi pending dulu ya…besok lagi gw sambung…love u all….:)
Dan malem ini lagi-lagi aku sendiri bener-bener hal yang paling membosankan dan membuat hidupku semakin berantakan.akupun mulai merasa setiap pekerjaan yang aku lakukan satupun tidak ada yang benar dan bahkan terlantar…aku merasa benar-benar kacau menjadi orang yang paling bodoh sebodoh-bodohnya manusia yang tidak tahu harus melakukan apa setiap harinya..
Aku akui wajar aja aku merasa sendiri bukannya aku ga punya temen ato tipikal sosok pendiem dan pemalu…ato lebih parah tipikal orang yang sulit adaptasi dan sulit menerima hal-hal baru. sumpeh deh g banget kaleee…cuman sekarang ini lagi musim liburan jadinya teman-teman dan genk-genk prancisku pada pulang kampung masing-masing, jadi tinggallah aku sendiri di jogja.
Oia sebelum aku cerita lebih banyak aku pengen ngenalin diriku, teman-teman dan seputar tentang kehidupanku. Namaku Lely, hobi seneng banget travelling ma dengerin music, aku mahasiswa UGM jurusan Prancis dan juga aku kuliah di UMY jurusan HI. Aku anaknya aslinya periang..suka banget ngusilin orang, ada yang bilang aku anaknya lucu namun pendiem juga hehehe… tapi terkadang aku orangnya sok pengen terlihat oke di mata orang walaupun sebenarnya g da keahlian hihihi but walaupun gitu that’s me ada juga yang bilang aku anaknya jaim dan gengsi banget…tapi yang jelas aku anaknya baek kok. Well Dari data yang telah aku tulis diatas tidak menutup kemungkinan aku memiliki banyak teman-teman di kota Gudeg ini.dan g mungkin aku jelasin semua teman-temanku cukup aku kenalin temen genk prancis dan teman akrabku yang akan mengiringi cerita ini.
Temen-temen genk prancisku ada 10 orang 4 cowok dan 6 cewek
yang pertama namanya anggi anak sunda dari majalengka..anaknya baek, cantik , pinter dan rada-rada pecicilan gitu deh…cowoknya banyak banget sampek kita-kita kewalahan dengan backstreetnya dia hehehe…hobinya shopping dan tipe cewek metro yang suka dandan.
yang kedua namanya lucky cewek tomboy yang cuek banget bahkan dibilang cewek keras yang sosialisasinya dan tingkat solidaritasnya masih kurang. Tapi sama kita-kita tetep saja solid men dan sampai sekarang lagi dalam tahap merenovasi diri alias lagi metamorphosis berubah cewek maklum lagi demen ma cwok…
yang ketiga namanya ime anak bangka’ cewek yang perawakannya kalem namun alamak…ternyata cerewetnya minta ampun…gokil n baex abis ni suka banget sama group band ungu…pokoknya semuanya terasa lebih indah ketika dunia ini berubah menjadi ungu…hehehe..
yang keempat anak jogja abis…cewek yang berperawakan kalem dan pendiem ini..punya nama dikanovia..anaknya cantik n pecicilan namun masih tergolong standart namun diantara kami2 dia ni yang paling cantik…dari dulu pengen jadi seorang model namun belum kesampean…mungkin karena dia pemalu kali ya..
after that cewek yang terakhir ni punya nama lia anak pekalongan namun solo abis…hehehe..anaknya selalu krisis pede selalu punya masalah dengan berat badan dan selalu ingin punya pangeran yang ganteng…hihihi…baex banget ma aku…
Sekarang kita beralih dengan cwok-cwoknya..hehehhe..yang ne punya julukan si mikel..pdahal nama aslinya adalah reymond Cuma kita lebih senang dengan manggil nama bokapnya hahahhaa….asli kupang dan pinter n care banget ma gw..teman curhat gw karena tetangga sendiri hehehe…
Si gepeng the cancuters gadungan hahahhaa…dari magelang dia suka banget futsal..tiada hari tanpa futsal…juga cwek..playboy gadungan hahahhaa…
Baek dan rada slengean dikit ciii….tapi te2p asyik..heehehe
Cwok yang idealis tinggi tapi juga care ma sapa aja…mempunyai nama teguh anak sunda dari bandung..anak ne paling sering menghilang dari kumpulan kita..karena nyambi kerja jadi waitres di sebuah cafee…luwes n flexible…rada egois dikit hehhe tpi te2p asyik ma kita-kita…
And the last fren..punya nama suswanto..perawakan sunda asli cilacap ne adalah cwok yang alim bgt diantara kita-kita..pemalu abis…pendiem dan bikin kita rada-rada sungkan gtu deh…hhhehehee
Well…dari data seputar karakter temen-temen gw yang berbeda-beda diatas…tidak menutup kemungkinan sulitnya beradaptasi menyamakan persepsi yang berbeda-beda…namun satu yang gw banggain dari pertemanan ini perbedaan ternyata bukan merupakan suatu penghalang karena sesungguhnya beda itu indah…cieee..cieee…
Oke..guys…sekarang kita beralih ke dalam seputar kehidupan gw disini…masih tertarik kan mengikuti alur cerita kita dan temen2…hehhee…tapi pending dulu ya…besok lagi gw sambung…love u all….:)
stop..being little miss or mr Nice..hehhehe
Monday, May 18, 2009 at 5:00am
Beranjak dewasa biasanya kita mencari penerimaan orang dari orang-orang di sekeliling kita. masih wajar klo kita tau batasnya dan cara mengontrolnya. tapi klo mendapat penerimaan udah jadi suatu keharusan, maka kita cenderung melakukan apa aja supaya diterima dimanapun kita berada. antara lain dengan sibuk menyenangkan orang lain, sibuk membantu orang lain, sibuk berusaha memahami orang lain. sayang bgt kalo melakukannya hanya karena khawatir akan pemikiran orang terhadap kita, bukan karena kita memang benar-benar tulus mau melakukannya.
nah apakah kamu termasuk orang seperti itu??
keep reading to find out that u couldn't always make everyone happy. n these are the reason why:
1. realistic, not selfish!
sebenarnya sih klo berusaha keras kita pasti bakal mendapatkan setiap hati untuk menyukai kita. tapi g semuanya semudah itu. bayangkan aja klo kita selalu berusaha memenuhi setiap keinginan orang lain maupun temen2 kita yang jumlahnya seabrek gtu...hmmm its so not realistic to do that..!! bukannya jahat ato egois, tapi kita mank g mungkin bisa membahagiakan semua orang sekaligus. melakukan hal yang g da habisnya kayak gtu cuma bakal bikin capek tanpa hasil. soalnya feedback yang kita dapat juga belum tentu selalu positif atau sesuai harapan...bener g?
2. gret pretender
kalo setiap saat yang kita inginkan hanyalah menyenangkan orang lain, bisa jadi tanpa disadari kita udah menganggap itu adalah kewajiban sehingga tidak ada ketulusan dalam melakukannya. itu artinya kita sudah g ju2r ma diri kita sendri. being nice di depan semua orang, memaksakan senyum atau beramah tamah ketika kita sedang bad mood akan terkesan fake dan maksa tau. hal itu akan menekan emosi yang seharusnya tersalurkan secara sehat. dan jangan kira orang lain g bakal tau. klo udah seperti itu muncul perasaan g enak sama diri sendri maupun orang lain.
3. value ur self sob..
rasa ingin berterima kasih bisa jadi bencana klo kita g mengontrolnya. kita g punya waktu untuk diri kita sendri, g bisa bilang "NGGAK" dan jadi kurang menikmati hidup karena sibuk memikirkan kebahagiaan orang lain. being nice doesn't mean u have to lose something in ur life. cepet ambil sikap klo g mau stres dan capek kayak gw. prinsip dan kebahagiaan kita sama pentingnya dengan kebahgiaan orang lain. mulailah hargai dirimu sendri. if u don't, neither will anyone else.
berdasarkan pengalaman terlalu capek ma temen2 coi...hehehehehe...now this time to make me wake up...n thingking about my future hehehehe
Beranjak dewasa biasanya kita mencari penerimaan orang dari orang-orang di sekeliling kita. masih wajar klo kita tau batasnya dan cara mengontrolnya. tapi klo mendapat penerimaan udah jadi suatu keharusan, maka kita cenderung melakukan apa aja supaya diterima dimanapun kita berada. antara lain dengan sibuk menyenangkan orang lain, sibuk membantu orang lain, sibuk berusaha memahami orang lain. sayang bgt kalo melakukannya hanya karena khawatir akan pemikiran orang terhadap kita, bukan karena kita memang benar-benar tulus mau melakukannya.
nah apakah kamu termasuk orang seperti itu??
keep reading to find out that u couldn't always make everyone happy. n these are the reason why:
1. realistic, not selfish!
sebenarnya sih klo berusaha keras kita pasti bakal mendapatkan setiap hati untuk menyukai kita. tapi g semuanya semudah itu. bayangkan aja klo kita selalu berusaha memenuhi setiap keinginan orang lain maupun temen2 kita yang jumlahnya seabrek gtu...hmmm its so not realistic to do that..!! bukannya jahat ato egois, tapi kita mank g mungkin bisa membahagiakan semua orang sekaligus. melakukan hal yang g da habisnya kayak gtu cuma bakal bikin capek tanpa hasil. soalnya feedback yang kita dapat juga belum tentu selalu positif atau sesuai harapan...bener g?
2. gret pretender
kalo setiap saat yang kita inginkan hanyalah menyenangkan orang lain, bisa jadi tanpa disadari kita udah menganggap itu adalah kewajiban sehingga tidak ada ketulusan dalam melakukannya. itu artinya kita sudah g ju2r ma diri kita sendri. being nice di depan semua orang, memaksakan senyum atau beramah tamah ketika kita sedang bad mood akan terkesan fake dan maksa tau. hal itu akan menekan emosi yang seharusnya tersalurkan secara sehat. dan jangan kira orang lain g bakal tau. klo udah seperti itu muncul perasaan g enak sama diri sendri maupun orang lain.
3. value ur self sob..
rasa ingin berterima kasih bisa jadi bencana klo kita g mengontrolnya. kita g punya waktu untuk diri kita sendri, g bisa bilang "NGGAK" dan jadi kurang menikmati hidup karena sibuk memikirkan kebahagiaan orang lain. being nice doesn't mean u have to lose something in ur life. cepet ambil sikap klo g mau stres dan capek kayak gw. prinsip dan kebahagiaan kita sama pentingnya dengan kebahgiaan orang lain. mulailah hargai dirimu sendri. if u don't, neither will anyone else.
berdasarkan pengalaman terlalu capek ma temen2 coi...hehehehehe...now this time to make me wake up...n thingking about my future hehehehe
Bonjour tristesse
Wednesday, April 29, 2009 at 9:55pm
Adieu tristesse.
Bonjour tristesse.
Tu es inscrite dans les lignes du plafond.
Tu es inscrite dans les yeux que j'aime.
Tu n'es pas tout a fait la misere, car les levres les plus pauvres te denoncent par un sourire.
Bonjour tristesse.
Amour des corps aimables.
Puissance de l'amour.
Dont l'amabilite surgit.
Comme un monstre sans corps.
Tete desappointe......
Selamat tinggal duka..
Salam duka..
Kau tersirat di garis garis lelangit..
Kau tertulis pada mata yg Q cinta..
Kau bukan sepenuhnya kemiskinan, sebab bibir yg paling sengsarapun menudingmu dengan senyum..
Salam duka..
Cinta tubuh ramah..
Kekuatan cinta..
Keramahan muncul..
Bagai makhluk ajaib tanpa badan..
Kepala ruduk..
Kesedihan roman indah..
Il pleure dans mon coeur..
Comme il pleut sur la ville..
Quelle est cette langueur...
Qui penetre mon coeur???
O bruit doux de la pluie..
Par terre et sur les toits..
Pour un coeur qui s'ennuie..
O le chant de la pluie..
Il pleure sans rasion..
Dans ce coeur qui s'ecoerue..
Quoi! nulle trahison?
Ce deuil et sans raison..
Rinai tangis dalam hatiQ,
Bagai hujan rintik di kota.
Apakah gerangan makna lesu yang menyusup masuk kalbuQ???
Wahai lembutnya tetes hujan,
Merintiki tanah dan atap.
Wahai begini nyanyian hujan,
Bagi hati diambing bosan.
Terhambur ratap tak tentu sebab,
Dalam hati yang jijik diri.
Apa tiada penghianatan?
sesal nie tak tentu sebab...
Adieu tristesse.
Bonjour tristesse.
Tu es inscrite dans les lignes du plafond.
Tu es inscrite dans les yeux que j'aime.
Tu n'es pas tout a fait la misere, car les levres les plus pauvres te denoncent par un sourire.
Bonjour tristesse.
Amour des corps aimables.
Puissance de l'amour.
Dont l'amabilite surgit.
Comme un monstre sans corps.
Tete desappointe......
Selamat tinggal duka..
Salam duka..
Kau tersirat di garis garis lelangit..
Kau tertulis pada mata yg Q cinta..
Kau bukan sepenuhnya kemiskinan, sebab bibir yg paling sengsarapun menudingmu dengan senyum..
Salam duka..
Cinta tubuh ramah..
Kekuatan cinta..
Keramahan muncul..
Bagai makhluk ajaib tanpa badan..
Kepala ruduk..
Kesedihan roman indah..
Il pleure dans mon coeur..
Comme il pleut sur la ville..
Quelle est cette langueur...
Qui penetre mon coeur???
O bruit doux de la pluie..
Par terre et sur les toits..
Pour un coeur qui s'ennuie..
O le chant de la pluie..
Il pleure sans rasion..
Dans ce coeur qui s'ecoerue..
Quoi! nulle trahison?
Ce deuil et sans raison..
Rinai tangis dalam hatiQ,
Bagai hujan rintik di kota.
Apakah gerangan makna lesu yang menyusup masuk kalbuQ???
Wahai lembutnya tetes hujan,
Merintiki tanah dan atap.
Wahai begini nyanyian hujan,
Bagi hati diambing bosan.
Terhambur ratap tak tentu sebab,
Dalam hati yang jijik diri.
Apa tiada penghianatan?
sesal nie tak tentu sebab...
GLOBALISASI DI NEGARA DUNIA KETIGA
Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan, kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa-bangsa di seluruh dunia.
Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain-lain. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi.
Globalisasi bukan merupakan sebuah fenomena dan bukan pula sebuah trend masa kini yang akan di lewati begitu saja. Melainkan globalisasi adalah sebuah sistem yang muncul menggantikan gerakan internasional sebelumnya, Perang Dingin antara paham kapitalis yang didukung Amerika di blok barat dan paham komunis yang didukung oleh Uni Sovyet di blok timur. Jika dalam Perang Dingin alasan utamanya adalah perbedaan ideologi, dunia seolah dibagi menjadi blok barat dan blok timur, blok kapitalis dan blok sosialis – komunis, sementara mereka yang tidak termasuk ke dalam dua blok tersebut menamakan dirinya blok dunia ketiga, maka dalam globalisasi terjadi integrasi kapital, teknologi, dan informasi melewati batas – batas negara. Wujudnya, globalisasi mendorong runtuhnya sekat – sekat ideologi politik antar negara, antar blok, dan menjadikan dunia sebagai pasar tunggal, yang oleh Al Gore (1998) disebutnya sebagai global village.
Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya karena kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif.
Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain-lain akan mempengaruhi nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa Indonesia kita.
Dalam perkembangannya, Globalisasi memiliki antek-antek imprealisnya yaitu WTO, Bank Dunia dan IMF. tiga badan ini yang secara tidak langsung telah mengatur dari 1/3 kauangan dunia. Dan visi dan misi yang mereka canangkan tentu saja untuk memajukan Negara mereka itu sendiri yang dalam hal ini adalah Amerika Serikat. Perusahaan Multinasional dan Transnasional adalah pelaku yang benar-benar merasakan keuntungan yang besar dengan adanya globalisasi. Karena merekalah raja dari sistem ini, dimana kekuasaan bukan dari kebesaran, tapi dari kekayaan yang mampu mereka ciptakan untuk dapat menundukan Negara yang mereka inginkan. Ditambah lagi dengan belum adanya hukum international yang mengatur tentang perusahaan transnational ini.
Tidak adanya proses yang demokratis, transparan dan pertanggungjawaban dari organisasi yang mempromosikan perdagangan bebas ini, hanya akan menyumbang bagi konsentrasi kekayaan di tangan segelintir kaum kaya ataupun Negara centre seperti Amerika dan menumbuhkan ketimpangan di antara bangsa-bangsa, meningkatkan kemiskinan bagi mayoritas rakyat dunia, pengusiran terhadap petani dan buruh dari tempatnya bekerja khususnya di Dunia Ketiga, dan pola-pola yang tidak berkelanjutan dari produksi dan konsumsi. Perdagangan bebas yang di agung-agungkan globalisasi ini pada akhirnya akan menjadikan Negara di dunia ketiga sebagai pasar potensial produk- produk industri bagi Negara maju, sementara pihak lain tidak mampu berlaku sebaliknya. Karena produk-produk Negara dunia ketiga dianggap tidak memenuhi kualitas yang ditetapkan secara tidak adil.
Pada dasarnya Globalisasi diciptakan untuk meningkatkan kerja-sama antar Negara dan upaya untuk menciptakan kehidupan perekonomian yang betul-betul sehat, tapi kalau kita melihat dari realita yang sudah ada hingga sampai saat ini jelas sekali terlihat bahwa globalisasi hanya dipakai sebagai alat untuk mendapatkan kekuasaan. Misalnya pada Negara kita Negara Indonesia pada kekuasaan era Orde Baru yang betul-betul memanfaatkan kerja sama globalisasi dengan Negara lain bukan untuk pemanfaatan sebaik-baiknya, tapi digunakan sebagai alat untuk meningkatkan taraf hidup dan alat pencipta kekayaan.
Indonesia sebagai Negara dunia ketiga yang selalu terkurung dalam lingkup hutang dan kemiskinan sebagai acuan untuk rakyatnya benar-benar telah dikuras habis segala kekayaannya. Hal itu dimulai pada masa penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Barat dan terus hingga saat ini, seolah-olah mereka tidak pernah puas untuk mengeruk apa-apa yang ada di Negara kita ini. meski dalam kasus penjajahan Belanda atas Indonesia diawali oleh VOC sebagai misi dagang Kerajaan Belanda dalam globalisasi “penjajahan ekonomi” yang dilakukan oleh Korporasi sebagai pelaku dominan. Keputusan investasi korporasi internasional, dalam banyak hal mempengaruhi nasib (regulasi dan kebijakan) suatu bangsa. Kasus perebutan hak pengolahan minyak di ladang Cepu misalnya, merupakan keputusan manajemen Exxon (suatu raksasa perusahaan minyak Amerika) yang berdampak pada kebijakan perminyakan Indonesia. Pelaku lain yang sempat mendominasi halaman utama media cetak internasional di tahun 1997-98 berkaitan dengan globalisasi adalah George Soros. Soros terkenal sebagai investor keuangan yang piawai dan disebut sebagai telah menggoyang atau bahkan meruntuhkan perekonomian banyak negara di Asia – termasuk Indonesia – karena keputusannya dalam berbisnis valuta asing di berbagai pasar saham internasional.
Banyaknya tekanan yang di akibatkan oleh globalisasi terutama tekanan terhadap budaya lokal, demografi, tradisi dan harmoni masyarakat. Membuat globalisasi sendiri tidak dapat dicegah, yang dapat dilakukan adalah bagaimana mengimbangi laju globalisasi sehingga masyarakat tradisional tidak semakin terpuruk dan seharusnya globalisasi harus dilawan dari tingkat ideologinya. Untuk mencapainya, para pemimpin negara-negara miskin perlu membekali diri dengan kemauan politik yang kuat dan mempererat hubungan antar sesama negara miskin. Karena hanya dengan bekal itu, negara-negara miskin dapat meningkatkan posisi tawar dihadapan oligarki modal dan negara-negara kaya. Dalam penutup makalahnya Revrisond menuliskan, “Imperealisme globalisasi negara-negara kaya memang harus secepatnya di hentikan. Semakin cepat semaikn baik.”.
Sebagai proses, globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa, yaitu dimensi ruang dan waktu. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya, pertahanan keamanan dan lain-lain. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi.
Globalisasi bukan merupakan sebuah fenomena dan bukan pula sebuah trend masa kini yang akan di lewati begitu saja. Melainkan globalisasi adalah sebuah sistem yang muncul menggantikan gerakan internasional sebelumnya, Perang Dingin antara paham kapitalis yang didukung Amerika di blok barat dan paham komunis yang didukung oleh Uni Sovyet di blok timur. Jika dalam Perang Dingin alasan utamanya adalah perbedaan ideologi, dunia seolah dibagi menjadi blok barat dan blok timur, blok kapitalis dan blok sosialis – komunis, sementara mereka yang tidak termasuk ke dalam dua blok tersebut menamakan dirinya blok dunia ketiga, maka dalam globalisasi terjadi integrasi kapital, teknologi, dan informasi melewati batas – batas negara. Wujudnya, globalisasi mendorong runtuhnya sekat – sekat ideologi politik antar negara, antar blok, dan menjadikan dunia sebagai pasar tunggal, yang oleh Al Gore (1998) disebutnya sebagai global village.
Dewasa ini, perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya karena kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif.
Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik, ekonomi, ideologi, sosial budaya dan lain-lain akan mempengaruhi nilai- nilai nasionalisme terhadap bangsa Indonesia kita.
Dalam perkembangannya, Globalisasi memiliki antek-antek imprealisnya yaitu WTO, Bank Dunia dan IMF. tiga badan ini yang secara tidak langsung telah mengatur dari 1/3 kauangan dunia. Dan visi dan misi yang mereka canangkan tentu saja untuk memajukan Negara mereka itu sendiri yang dalam hal ini adalah Amerika Serikat. Perusahaan Multinasional dan Transnasional adalah pelaku yang benar-benar merasakan keuntungan yang besar dengan adanya globalisasi. Karena merekalah raja dari sistem ini, dimana kekuasaan bukan dari kebesaran, tapi dari kekayaan yang mampu mereka ciptakan untuk dapat menundukan Negara yang mereka inginkan. Ditambah lagi dengan belum adanya hukum international yang mengatur tentang perusahaan transnational ini.
Tidak adanya proses yang demokratis, transparan dan pertanggungjawaban dari organisasi yang mempromosikan perdagangan bebas ini, hanya akan menyumbang bagi konsentrasi kekayaan di tangan segelintir kaum kaya ataupun Negara centre seperti Amerika dan menumbuhkan ketimpangan di antara bangsa-bangsa, meningkatkan kemiskinan bagi mayoritas rakyat dunia, pengusiran terhadap petani dan buruh dari tempatnya bekerja khususnya di Dunia Ketiga, dan pola-pola yang tidak berkelanjutan dari produksi dan konsumsi. Perdagangan bebas yang di agung-agungkan globalisasi ini pada akhirnya akan menjadikan Negara di dunia ketiga sebagai pasar potensial produk- produk industri bagi Negara maju, sementara pihak lain tidak mampu berlaku sebaliknya. Karena produk-produk Negara dunia ketiga dianggap tidak memenuhi kualitas yang ditetapkan secara tidak adil.
Pada dasarnya Globalisasi diciptakan untuk meningkatkan kerja-sama antar Negara dan upaya untuk menciptakan kehidupan perekonomian yang betul-betul sehat, tapi kalau kita melihat dari realita yang sudah ada hingga sampai saat ini jelas sekali terlihat bahwa globalisasi hanya dipakai sebagai alat untuk mendapatkan kekuasaan. Misalnya pada Negara kita Negara Indonesia pada kekuasaan era Orde Baru yang betul-betul memanfaatkan kerja sama globalisasi dengan Negara lain bukan untuk pemanfaatan sebaik-baiknya, tapi digunakan sebagai alat untuk meningkatkan taraf hidup dan alat pencipta kekayaan.
Indonesia sebagai Negara dunia ketiga yang selalu terkurung dalam lingkup hutang dan kemiskinan sebagai acuan untuk rakyatnya benar-benar telah dikuras habis segala kekayaannya. Hal itu dimulai pada masa penjajahan yang dilakukan oleh bangsa Barat dan terus hingga saat ini, seolah-olah mereka tidak pernah puas untuk mengeruk apa-apa yang ada di Negara kita ini. meski dalam kasus penjajahan Belanda atas Indonesia diawali oleh VOC sebagai misi dagang Kerajaan Belanda dalam globalisasi “penjajahan ekonomi” yang dilakukan oleh Korporasi sebagai pelaku dominan. Keputusan investasi korporasi internasional, dalam banyak hal mempengaruhi nasib (regulasi dan kebijakan) suatu bangsa. Kasus perebutan hak pengolahan minyak di ladang Cepu misalnya, merupakan keputusan manajemen Exxon (suatu raksasa perusahaan minyak Amerika) yang berdampak pada kebijakan perminyakan Indonesia. Pelaku lain yang sempat mendominasi halaman utama media cetak internasional di tahun 1997-98 berkaitan dengan globalisasi adalah George Soros. Soros terkenal sebagai investor keuangan yang piawai dan disebut sebagai telah menggoyang atau bahkan meruntuhkan perekonomian banyak negara di Asia – termasuk Indonesia – karena keputusannya dalam berbisnis valuta asing di berbagai pasar saham internasional.
Banyaknya tekanan yang di akibatkan oleh globalisasi terutama tekanan terhadap budaya lokal, demografi, tradisi dan harmoni masyarakat. Membuat globalisasi sendiri tidak dapat dicegah, yang dapat dilakukan adalah bagaimana mengimbangi laju globalisasi sehingga masyarakat tradisional tidak semakin terpuruk dan seharusnya globalisasi harus dilawan dari tingkat ideologinya. Untuk mencapainya, para pemimpin negara-negara miskin perlu membekali diri dengan kemauan politik yang kuat dan mempererat hubungan antar sesama negara miskin. Karena hanya dengan bekal itu, negara-negara miskin dapat meningkatkan posisi tawar dihadapan oligarki modal dan negara-negara kaya. Dalam penutup makalahnya Revrisond menuliskan, “Imperealisme globalisasi negara-negara kaya memang harus secepatnya di hentikan. Semakin cepat semaikn baik.”.
Langganan:
Postingan (Atom)
